Seekor hiu paus yang terdampar di perairan pantai Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mati. Kematian hiu paus itu dibenarkan Kepala Desa (Kades), Sutacim.
“Iya betul,” ucap Sutacim, Sabtu (17/1/2026), dilansir infoBali.
Hiu paus yang mati terdampar tersebut diduga merupakan spesies yang kerap muncul di kawasan Teluk Saleh.
Sutacim mengatakan hiu paus itu pertama kali diketahui terdampar di tepi pantai pemukiman warga Desa Labuan Kananga pada Jumat (16/1/2025) malam. Saat ditemukan, kondisinya masih hidup.
Hal itu ditandai dengan ekor hiu paus yang bergerak-gerak.
“Jumat malam kemarin ditemukan terdampar. Kondisinya masih hidup,” ungkap dia.T
Warga yang melihat hiu paus itu pun berupaya membantu dan mendorong agar kembali ke laut lebih dalam dengan menggunakan alat seadanya. Namun upaya yang dilakukan itu tak membuahkan hasil.
“Tak bisa diselamatkan oleh warga. Ikannya sangat besar dan berat,” jelasnya.
Informasi yang dihimpun infoBali menyebutkan hiu paus yang mati terdampar tersebut merupakan jenis ikan dilindungi yang sering muncul di perairan Teluk Saleh, ditandai dengan pola tubuh berbintik putih.
Lokasi terdamparnya hiu paus berada di sekitar perairan Pulau Satonda, Kabupaten Dompu, pulau yang terletak di bagian utara kawasan Teluk Saleh.
Artikel ini telah tayang di infoBali, baca selengkapnya
