Seorang wanita tanpa identitas tertabrak kereta api di Kota Pematangsiantar. Korban tertabrak kereta api yang membawa gerbong tangki milik Pertamina relasi Kota Siantar menuju Medan.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (22/1/2020) sekira pukul 17.02 WIB di jalur kereta api KM 46+600 yang terletak di antara Jalan Mujahir dengan Jalan Tongkol Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar. Lokasinya tidak jauh dari Asrama Brimob Kompi 2 Batalyon B Kota Pematangsiantar.
Penjaga palang kereta api, Hardiansyah mengatakan begitu mengetahui ada seorang warga tertabrak kereta api yang membawa gerbong tangki milik Pertamina langsung menghubungi pihak stasiun. Setelah itu, pihak keamanan stasiun langsung mendatangi lokasi.
“Dapat laporan ada warga yang tertabrak, aku langsung meluncur ke TKP, untuk mengecek lokasi dan mengamankan lokasi karena warga sudah ramai di lokasi,” ujar Hadi, Jumat (23/1/2026).
Diketahui sebelum kejadian korban terlihat berjalan kaki di sepanjang perlintasan rel kereta api tersebut. Tak berselang lama, melintas kereta api dari arah Siantar menuju Medan. Akibatnya korban pun tertabrak dan terpental.
Saat ditemukan, kondisi korban masih bernyawa. Namun terdapat luka pada tubuh korban, yakni luka di kepala, kaki kanan dan kiri, perut serta patah tulang di kedua kaki dan tangan kanan.
Selanjutnya korban yang mengalami luka berat dibawa ke Rumah Sakit Vita Insani untuk mendapat penanganan medis.
Sementara identitas korban belum diketahui karena tidak terdapat kartu pengenal yang ditemukan di lokasi kejadian. Korban diperkirakan berusia sekitar 20 tahunan.
