Staf Khusus-Tenaga Ahli Menipas Tinjau Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru

Posted on

Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Heru Dwi Pratondo bersama Tenaga Ahli Menteri, Rahmad Wahyudi mengunjungi Rutan Kelas I Pekanbaru. Kunjungan itu salah satunya adalah melihat lahan ketahanan pangan.

Kunjungan fokus pada peninjauan program ketahanan pangan yang dikembangkan di lahan pembinaan Rutan Pekanbaru. Lokasi itu disiapkan bagian dari inovasi pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Rombongan yang juga dihadiri Kakanwil Ditjenpas Riauz Maizar meninjau langsung proses pengelolaan lahan yang ditanami berbagai komoditas pangan. Program ini menjadi wujud nyata implementasi Asta Cita pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, serta pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing.

Program pembinaan berbasis pertanian, WBP tidak hanya dibekali keterampilan praktis saja. Tetapi juga diberi kesempatan untuk berkontribusi terhadap kebutuhan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

“Program ini sejalan dengan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong transformasi pembinaan menuju lebih produktif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Heru Dwi Pratondo, Jumat (29/8/2025).

Heru menilai dengan memanfaatkan lahan yang ada, Rutan Kelas I Pekanbaru berhasil menghadirkan model pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada rehabilitasi. Bahkan membuka peluang pemberdayaan ekonomi.

Plt Karutan Pekanbaru, Nimrot Sihotang menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan sebagai bagian dari pembinaan yang humanis dan berkelanjutan.

“Sehingga warga binaan dapat lebih siap kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keterampilan dan mental yang lebih baik,” kata Nimrot.

Proses pelaksanaan ketahanan pangan di Rutan Pekanbaru sendiri adalah terobosan yang dilakukan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan lahan tidur milik Rutan menjadi lahan pertanian dan ternak ikan sebagai wujud ketahanan pangan.