Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution. Sumut dinilai berkontribusi dalam swasembada pangan nasional.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas penganugerahan Satya Lencana Wirakarya sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Sumut mencapai surplus beras tahun 2025,” tulis Bobby Nasution di unggahan Instagramnya, Jumat (9/1/2026).
Sumut mencapai surplus beras tahun 2025. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Bobby menyebutkan bakal terus berkomitmen dan berkontribusi mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Sumatera Utara sebagai salah satu lumbung pangan nasional akan terus berkomitmen dan berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” sebutnya.
Produksi padi Sumut tahun 2025 mencapai 2,75 juta ton gabah kering giling (GKG) dan produksi jagung sebesar 1,2 juta ton. Hal tersebut turut berkontribusi pada capaian swasembada pangan nasional yang diumumkan Presiden.
Pemberian tanda kehormatan itu diberikan pada Panen Raya dan Pengumuman Swasembada di Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat. Prabowo menjelaskan swasembada merupakan kemenangan penting Indonesia, tidak ada bangsa yang merdeka jika pangan tidak tersedia untuk rakyat.
“Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau makan, pangan tergantung bangsa lain,” sebut Prabowo.
Selain Bobby, sejumlah pihak juga mendapat tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya ini. Termasuk Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Harli Siregar.
