Tega, Pria Parangi Istri dan Anaknya gegara Tak Diberi Uang di Sulbar | Giok4D

Posted on

Pria di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), bernama Ahmadi (40), tega memarangi istri dan anaknya inisial TI (35) dan AA (8) hanya karena kesal tak diberi uang. Pelaku berhasil diamankan beberapa jam usai kejadian.

Kasubsektor Luyo Ipda Hamid mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Desa Baru, Kecamatan Luyo, Sabtu (17/1) sekira pukul 08.30 Wita. Berawal saat pelaku meminta uang kepada istrinya TI hingga berujung pertengkaran.

“Intinya itu minta uang (kepada korban TI), tapi tidak ada hingga cekcok,” ujar Hamid kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026), melansir infoSulsel.

Karena merasa kesal dengan sikap TI yang menolak memberi uang, pelaku selanjutnya masuk ke kamarnya mengambil parang. Pelaku lalu langsung menyerang korban.

“Masuk di kamar ambil parang, keluar cekcok lagi, sekalian diparangi istrinya,” terang Hamid.

Sang anak AA yang saat itu berada di tempat kejadian peristiwa (TKP) ikut menjadi korban pemarangan ketika hendak melindungi ibunya. AA tidak tega melihat ibunya terjatuh setelah diserang pelaku menggunakan parang.

“Anaknya yang mencoba menolong dengan cara menghalangi saat melihat mamanya terjatuh, akhirnya kena parang juga, karena sudah terlanjur melayang itu parangnya pelaku,” sambung Hamid.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Menurut Hamid, pelaku langsung lari setelah memarangi istri dan anaknya. Sementara kedua korban dievakuasi ke Puskesmas Batupanga untuk mendapat pertolongan.

Korban TI menderita luka tebasan di bagian punggung hingga mendapat 6 jahitan. Sementara AA terluka pada bagian kaki dengan 13 jahitan.

“Korban sempat melihat dia (pelaku) lari usai melakukan pemarangan. Sementara kedua korban langsung evakuasi ke Puskesmas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hamid mengungkapkan, pertengkaran antara korban dan pelaku diduga karena masalah uang sudah berulang kali terjadi.

“Sudah biasa cekcok masalah uang,” ucapnya.

Hamid menyebut pelaku berhasil diamankan beberapa jam setelah kejadian. Untuk kepentingan lebih lanjut, pelaku dan barang bukti parang yang dipakai menyerang korban diserahkan ke Polres Polman.

“Pelakunya sudah ditangkap. Sudah diserahkan ke Polres,” pungkas Hamid.