Driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan tewas usai terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob. Setelah menabrak, rantis tetap melaju hingga melindas tubuh Affan dan berakibat meninggal dunia.
Video info-info Affan ditabrak hingga dilindas rantis viral di media sosial. Dalam video yang beredar, rantis Brimob melaju kencang kemudian tampak menabrak seorang pengemudi ojek online.
Affan bukanlah bagian orang yang demo. Saat kejadian dia berada di lokasi karena hendak mengantar makanan.
“Dia nggak ikut demo, lagi mau nyeberang kena mobil barracuda ngebut jadi kelindes. Saya ada di TKP, saya lagi lihat orang tawuran. Teman-teman langsung bawa ke RS, di perjalanan nggak ketolong. Meninggal pas perjalanan,” kata Ompong, teman Affan di rumah duka Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2015), dikutip dari infoNews.
Usai melindas, mobil rantis Brimob melaju pergi dari lokasi dan sampai saat ini tengah menjadi sorotan. Lantas, sebenarnya apa fungsi mobil rantis?
Dalam video, tampak rantis tersebut mirip seperti rantis ‘Rimueng’ milik Brimob. Rantis Rimueng dikenal sebagai kendaraan patroli jarak jauh dan bisa digunakan dalam pertempuran kota.
Menurut keterangan di akun @humaskorpsbrimob, ranting Rimueng bisa mengangkut 4 orang di dalam dan 8 orang di bagian footstep kanan dan kiri. Kendaraan ini bisa bergerak di medan ekstrem seperti pegunungan, dengan kemiringan 60 derajat.
Ranting Rimueng memiliki spesifikasi mesin 3200cc, panjang 5,33 meter, berlapis full body armor plate, dan jendela kaca dengan ketebalan NIJ level 3. Rantis ini juga dilengkapi mounting gun jenis senapan serbu dan dua volcano gas air mata yang ditembakkan berisi 15 amunisi kaliber 38 mm.
Gas air mata dapat ditembakkan secara otomatis sebanyak 15 peluru atau sistem manual dengan sekali tembak 5 peluru.
Ranting Rimueng termasuk kendaraan yang difungsikan menjadi pendukung transportasi personel dan peralatan milik Korps Brimob yang digunakan dalam tugas operasi. Dalam hal ini termasuk untuk penanganan unjuk rasa hingga pengamanan VVIP.
“Kendaraan taktis Patroli Jarak Jauh Rimueng merupakan kendaraan pendukung transportasi personel maupun peralatan milik Korps Brimob yang digunakan dalam berbagai tugas operasi patroli jarak jauh, penanganan unjuk rasa, pengamanan VVIP dan sebagai kendaraan pertempuran konvensional dengan kecepatan 100 km/jam di jalan perkotaan,” demikian dikutip dari unggahan instagram @humaskorpsbrimob pada 12 Juli 2024, seperti dilihat Jumat (29/8/2025).