Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Seorang pria di Pekanbaru, SH nekat mengakhiri hidup di sebuah coffe di Jalan Thamrin. Mirisnya, korban SH nekat bunuh diri setelah terlilit utang untuk main judi online.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian mengungkap insiden tersebut terjadi Minggu (18/1) dini hari. Saat itu, pemilik coffe bernama Dwigi dihubungi korban.
“Malam itu saksi dihubungi oleh korban via video call pukul 03.47 WIB. Saksi ini tanya ‘ada apa san, kamu aman’, tapi tak dijawab,” kata Anggi, Selasa (20/1/2026).
Dwigi lalu chatting korban bertanya kembali ”kenapa san’ dan dijawab korban ‘tidak papa bang’. Dwigi lalu menghubungi korban, tapi juga tidak menjawab.
Esok harinya, korban ditemukan pekerja di coffe dalam kondisi tewas. Ada ditemukan chatting berisi pesan terakhir yang ternyata karena terlilit utang.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
“Berdasarkan keterangan saksi owner coffe korban ada meminjam uang Rp 500 ribu. Biasanya diganti kalau sudah gajian,” kata Anggi.
Selain itu saat olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan selembar kertas di lokasi isinya ‘Pw hp: 230603 Thanks all’ diduga korban kecanduan Judol. Ada bukti-bukti lain juga menunjukkan bahwa korban terlilit utang untuk judi online.
Dalam pesan itu korban mengaku pinjam uang ke beberapa orang. Termasuk sepeda motornya telah digadaikan untuk judi online hingga tak sanggup membayar.






