Presiden Prabowo Subianto menyepakati dana tranfer ke daerah (TKD) yang sempat dipangkas dikembalikan lagi ke daerah yang terdampak bencana. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution meminta agar daerah tidak mengecewakan Prabowo.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden atas perhatiannya kepada kami daerah terdampak bencana, terima kasih juga kepada Pak Mendagri yang sudah sama-sama memperjuangkan,” kata Bobby Nasution menanggapi soal TKD batal dipangkas, Senin (19/1/2026).
Bobby berkomitmen dana TKD itu bakal digunakan untuk pemulihan dampak bencana. Seperti fisik maupun ekonomi.
“Ini kami mudah-mudahan berkomitmen untuk menggunakan TKD yang dikembalikan untuk benar pemulihan dampak bencana, baik itu fisik dan juga dampak ekonominya,” ujarnya.
Daerah-daerah diminta agar jangan mengeluh lagi. Bobby berharap jangan ada mengecewakan Prabowo.
“Tentunya bisa sama-sama merasakan, daerah-daerah jangan ngeluh lagi, jangan manja lagi, ini Pak Presiden sudah memberikan perhatian, jangan dikecewakan,” sebutnya.
Terkait alokasi dana TKD untuk Pemprov Sumut, Bobby mengaku masih menunggu juknisnya. Dana TKD yang dikembalikan mencapai Rp 1,1 triliun.
“Kita nunggu juknisnya, karena kan Rp 1,1 triliun itu variabelnya banyak kemarin itu, nanti kita lihat juknisnya, kami masih menunggu,” tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah memastikan dana TKD yang masuk efisiensi dikembalikan untuk penanganan bencana. TKD dikembalikan untuk tiga provinsi terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, kebijakan itu telah disepakati Presiden Prabowo Subianto dalam rapat di Hambalang, Bogor, Sabtu (17/1). Dalam rapat itu katanya dihadiri langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudi Sadewa.
“Presiden kemudian sudah memutuskan tadi bahwa seluruh provinsi, kabupaten/kota, tiga ini, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, transfer keuangan daerahnya disamakan dengan di tahun 2025. Dengan kata lain ya ditambahnya angkanya totalnya menjadi Rp 10,6 triliun,” kata Tito kepada wartawan di rumah dinas, Jalan Widya Candra, Jakarta Selatan.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Dia menjelaskan, untuk Aceh provinsinya dengan 23 kota dan kabupaten mendapat pengembalian TKD Rp 1,6 triliun, Sumatera Utara diberikan Rp 6,3 triliun untuk 33 kota dan kabupaten. Lalu Sumatera Barat dengan 19 kabupaten dan kota itu Rp 2,7 triliun.
Dia memastikan, seluruh kota kabupaten di tiga provinsi, tanpa terkecuali mendapat pengembalian TKD utuh. Tito beralasan, kota dan kabupaten di wilayah tiga provinsi itu terdampak secara sosial dan ekonomi.







