Satu video yang menampilkan aksi biduan joget erotis di atas panggung peringatan Isra Mikraj di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, viral. MUI menganggap itu sebagai sebuah Tindakan penistaan agama.
Dikutip infoJatim, dari rekaman video tersebut, sang biduan tampak mengenakan gaun hitam dan berjoget di hadapan penonton serta seorang pria. Meski demikian, sejumlah penonton yang hadir di lokasi terlihat tidak memberikan protes atas aksi hiburan tersebut.
Ketua Panitia Isra Mikraj Desa Parangharjo, Hadiyanto, memberikan klarifikasi terkait kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa sesi hiburan yang menghadirkan biduan tersebut dilakukan di luar agenda utama peringatan Isra Miraj.
“Hiburan yang menghadirkan biduan pada acara Isra Miraj tersebut memang benar adanya. Akan tetapi, hiburan tersebut digelar setelah acara usai dan seluruh undangan serta kiai sudah tidak ada di tempat,” ujar Hadiyanto, Sabtu (17/1/2026).
Wakil Ketua Umum MUI Banyuwangi Sunandi Zubaidi mengecam aksi biduan seksi yang berjoget erotis di panggung peringatan Isra Miraj. Ia menilai aksi tersebut sebagai penistaan agama.
“Tindakan ini berpotensi mengarah pada penistaan agama. Perlu ada teguran keras agar tidak menjadi contoh buruk bagi yang lain,” kata , Sabtu (17/1/2026).
Ia menambahkan, MUI Banyuwangi langsung merespons kejadian tersebut melalui MUI Kecamatan Songgon, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk meminta klarifikasi dari panitia penyelenggara acara.
“Perbuatan mulia seperti Isra Mi’raj tidak seharusnya dicampur dengan aktivitas yang mengarah pada kemaksiatan, seperti mempertontonkan aurat, tarian erotis, dan ikhtilat,” tegas pengasuh Pondok Pesantren Al-Kalam, Blimbingsari itu.







