Viral Kemunculan Diduga Lumba-lumba Putih di Perairan Asahan Gegerkan Warga

Posted on

Sebuah video menampilkan kemunculan hewan yang diduga lumba-lumba putih di perairan Asahan, Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial. Hal itu membuat warga Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, geger.

Dalam video yang beredar, terlihat hewan diduga lumba-lumba putih beberapa kali muncul ke permukaan air. Diduga hewan itu muncul untuk mengambil oksigen.

Warga yang melihat kejadian itu kemudian merekam hewan tersebut dan membagikannya ke media sosial.

Seorang warga Asahan, Wan Faisal mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/1/2026). Ia menyebut kejadian tersebut jarang terjadi dan tergolong langka.

“Jarang-jarang kejadian seperti ini. Kemarin pas melintas di Desa Sei Paham, warga langsung merekamnya,” kata Wan Faisal, Selasa (13/1/2026).

Karena keberadaan hewan tersebut terbilang langka di desa tersebut, membuat warga yang penasaran kemudian merekamnya.

“Jarang hewan itu di sini, karena langka jadi direkam warga. Karena biasakan lumba-lumba di laut lepas bukan di sini,” ucapnya.

Sementara itu, Polhut Ahli Pertama UPT Balai Besar KSDA Tanjung Balai, Farid Ali Harahap mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait di wilayah sekitar soal kemunculan hewan yang diduga lumba-lumba putih.

“Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, peristiwa itu terjadi sejak Sabtu (10/1/2026). Petugas Resor Tanjung Balai dan Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran telah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Dinas Pertanian Asahan, Bapak Tommy. Pada Minggu, (11/1/2026), beliau telah melakukan penelusuran, namun hewan yang diduga lumba-lumba putih tersebut tidak lagi muncul,” jelasnya kepada infoSumut, Selasa (13/1).

Farid menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak terkait hingga saat ini pihaknya belum menemukan lagi kemunculan hewan tersebut.

“Belum ada lagi kemunculan lumba-lumba putih tersebut berdasarkan hasil pemantauan petugas melalui peta digital,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa secara geografis, lokasi kemunculan lumba-lumba tersebut tidak jauh dari Selat Malaka.

“Jarak lokasi kemunculan lumba-lumba di Sungai Sei Paham ke muara Bagan Asahan yang menuju laut lepas Selat Malaka sekitar 11 kilometer,” pungkasnya.