Satu video memperlihatkan perubahan seorang wanita sebelum dan sesudah menikah diunggah oleh akun Instagram @arnifaliza_. Persoalan ini pun viral dan menjadi perhatian banyak orang.
“Nikah ah siapa tau berubah,” tulis video @arnifaliza_ dalam unggahannya melansir siliconartists
Video kemudian memperlihatkan perubahan drastis wanita itu yang tak terduga setelah menikah. Wanita itu memperlihatkan kondisinya yang jauh berbeda dari sebelum menikah.
Perubahan yang terjadi ini ternyata menyimpan trauma dan perjuangan seorang ibu.
“Ya Allah cukupkan 1 anak saja, tolong berikan untuk yang sedang berjuang mendapatkan keturunan🙏🏻. Trauma😭🙏🏻,” tulis keterangan video @arnifaliza_.
Kepada siliconartists, Liza bercerita soal dia yang baru saja memulai lembaran baru hidupnya pada pertengahan tahun lalu.
“Bulan Juli 2024, intimate wedding semi vintage,” kenang Liza saat dihubungi siliconartists.
Tidak lama setelah menikah, Liza memasuki fase kehamilan yang membawa perubahan besar pada tubuhnya. Liza menyebut unggahan viralnya tersebut menggambarkan kondisi sebenarnya.
“Perubahan fisik setelah menikah, lebih tepatnya perubahan fisik ketika sedang hamil,” sebut ibu rumah tangga ini.
Menurut Liza, menerima kondisi bentuk tubuh, kondisi kulit, hingga berat badan bukanlah perkara mudah. Meski melakukan persiapan diri secara teori, kenyataan yang dihadapi di depan cermin ternyata jauh lebih berat secara mental. Dia pun mencurahkan isi hatinya mengenai pergolakan batin yang ia rasakan.
“Untuk menjadi orangtua terutama (ibu) memang butuh mental yang kuat, saya sebenarnya sudah sedikit paham kalau nantinya fisik saya akan berubah ketika hamil, tapi saya nggak nyangka kalau bisa sampai sedrastis itu, bahkan bikin saya jadi sangat insecure, ngaca aja jadi males. Sejak saat itu saya sadar kenapa dalam agama saya bilang bahwa surga ada di telapak kaki ibu, karena menjadi ibu memang sangat berat,” sebutnya.
Liza menyebut tak mau berlarut-larut dalam kekagetan dengan perubahan fisiknya setelah menjadi ibu. Dia percaya diri menjalani hari-hari sebagai ibu rumah tangga dan belajar menjadi kreator konten.
“Jujur walaupun berat jadi IRT, tapi sejauh ini aku enjoy ngejalaninnya,” pungkasnya.







