39 Titik Panas Terdeteksi di Sumut, BMKG Catat Hujan Lokal Masih Terjadi

Posted on

BBMKG Wilayah I menemukan ada 39 titik panas di Sumut. Walau begitu, BMKG menyebut masih ada potensi hujan di beberapa daerah.

“Dalam beberapa hari terakhir, kondisi cuaca wilayah Sumatera Utara umumnya cerah berawan. Beberapa wilayah di Sumatera Utara muncul titik hotspot. Titik hotspot terbanyak terjadi pada tanggal 18 Januari 2026 sebanyak 39 titik,” dilansir melalui keterangan tertulis BBMKG Wilayah I, Senin (19/1/2026).

“Akan tetapi curah hujan yang bersifat lokal masih terjadi dibeberapa wilayah,” lanjutnya.

BMKG mencatat daerah yang memilih curah hujan tinggi berada di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Curah hujan yang tertinggi tercatat di Pos Hujan Kualuh Selatan (Kabupaten Labuhan Batu Utara) 29.8 mm yang terjadi pada tanggal 18 Januari 2026,” ujarnya.

BMKG menjelaskan jika curah hujan masih terjadi di beberapa daerah lantaran adanya pertemuan massa udara (konvergensi) di pantai barat hingga pegunungan Sumatera Utara akibat adanya belokan angin sehingga memicu peningkatan curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Ia menuturkan jika anomali suhu muka laut cukup hangat dan kondisi atmosfer yang relatif labil juga turut menambah potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Sumatera Utara.

“Faktor-faktor tersebut meningkatkan potensi terjadinya hujan di beberapa wilayah Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan,” tulisnya.

Adapun wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang antara lain di Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Medan, Serdang Bedagai, Simalungun, Karo, Dairi, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan.

Kemudian ada Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Toba, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, P. Sidempuan, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Nias Selatan, Nias, dan Nias Utara.