Seorang terdakwa kasus narkotika berinisial K, kabur menggunakan sepeda motor usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Begini info-info terdakwa kabur.
Plt Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang Andi Sitepu mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB, tadi. Saat itu, K baru saja selesai menjalani persidangan dan hendak dibawa menuju mobil tahanan.
“Pas mau dibawa ke dari ruangan tahanan (pengadilan) dari sel itu, dibawa ke mobil tahanan,” kata Andi saat dikonfirmasi infoSumut, Selasa (27/1/2026).
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Andi menyebut tahanan yang hendak dibawa ke rutan itu cukup banyak. Sebelum mengangkut rombongan K, pihaknya sudah lebih dulu mengangkut tahanan lain.
Belakangan, ada sekitar 10 orang rombongan K yang hendak dibawa menggunakan mobil tahanan itu. Saat diboyong petugas menuju mobil tahanan tersebut, K diborgol berbarengan dengan satu tahanan lainnya.
Sebelum dimasukkan ke dalam mobil, K dan tahanan yang bersama K itu melakukan perlawanan hingga membuat borgol tersebut terlepas dari tangan K.
Usai terlepas, K langsung melarikan diri dari lokasi pengadilan. Selain K, tahanan yang diborgol bersama dengan K itu juga ikut kabur, meski borgol masih tersangkut di tangannya.
“Mereka itu mau berontak, gitu, melawan, akhirnya lepaslah borgol itu satu. Terus yang lari mereka berdua. Kalau keterangan dari petugas pengawalannya, disentakkan dia (terdakwa) borgol itu, nggak tahu tekniknya gimana, tapi disentakkannya gitu, lepas dia,” jelasnya.
Petugas langsung berupaya mengejar kedua pelaku. Sejumlah petugas keamanan di pengadilan itu juga ikut berupaya mengadang para terdakwa.
Setelah dikejar, salah satu pelaku bisa diamankan petugas tak jauh dari lokasi pengadilan, sedangkan K kabur menggunakan sepeda motor.
Pelaku K diduga sudah merencanakan aksinya itu, sehingga sudah ada sepeda motor yang tersedia di sekitar lokasi. Namun, sejauh ini pihak kejaksaan masih mendalaminya.
“(Kabur) pakai sepeda motor, jadi ada sepeda motor, mungkin sudah merencanakan, tapi ini masih kemungkinan. Jadi, di luar itu sudah ada yang sepeda motor,” jelasnya.
Saat ini, kata Andi, pelaku masih dalam pencarian. Kejaksaan juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk berupaya menangkap pelaku.
“Masih kita lakukan pencarian, koordinasi sudah juga dengan Polres, Intel sama pidum juga. Kita upayakan semaksimal mungkin supaya dapat,” pungkasnya.
