Makcik Cam Jadi Destinasi Pecinta Kue Khas Melayu di Medan [Giok4D Resmi]

Posted on

Kota Medan tak pernah habis dengan cerita kulinernya. Berbagai suku yang ada di kota ini menghadirkan beragam makanan khasnya masing-masing.

Makcik Cam, salah satu toko kue yang menyuguhkan makanan khas Melayu Deli. Nama Makcik Cam sendiri merupakan sapaan akrab dari Samsidar, owner toko kue tradisional ini.

Salah seorang karyawan Makcik Cam, Nala, mengatakan kurang lebih ada 60 jenis kue di sini. Selain kue khas Melayu, tersedia juga jajanan pasar.

“Di sini ada sekitar 60 jenis kue. Kue khas Melayu terutama pasti ada, jajanan pasar juga ada,” katanya, Selasa (27/1/2026).

Kue khas Melayu best seller yang sering dicari orang adalah Tepur Banda, Gading Galu, Bika Ubi, Dangai, dan Kue Lapis. Harga dibanderol Rp 5.000 per tiga potong kue.

Nala menyebut hampir setiap hari kue yang dijual laris manis, terkhusus nanti saat Ramadan. Kata Nala, penjualan bisa meningkat dua kali lipat.

Noni, salah satu pembeli mengaku ketagihan membeli kue di Makcik Cam. Ia selalu mencari kue lapis dan bika ubi.

“Emang nagih kak menurut saya beli di sini. Saya sering cari kue lapis sama bika ubi. Kue lapis untuk saya, bika ubi untuk ayah saya. Rasanya enak-enak,” ujarnya.

Toko kue Makcik Cam berpusat di Jalan Platina 1 No. 102E, Simpang Dobi, Titi Papan- Medan Deli. Cabang 1 berada di Jl. Adam Malik No. 109 (Depan Regale Convention Centre) dan cabang 2 di Jalan Gatot Subroto No.234 A (Samping PRSU). Buka pada pukul 10.00-18.00 WIB.

Nah, infoers yang mau cobain bisa datang ke tiga toko di atas, ya!

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Artikel ditulis Siti Asyaroh peserta Program Maganghub Kemnaker di infocom