Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menyentil Wali Kota Binjai Amir Hamzah dan Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan soal realisasi Universal Health Coverage (UHC) atau berobat gratis pakai KTP. Bobby merasa kecewa atas komitmen kedua daerah ini.
“Nah ini sangat saya sayangkan pertama sekali sama Kota Binjai, launching tapi nyatanya di lapangan nggak bisa dilaksanakan Pak, karena Binjai nya belum masuk kategori UHC Prioritas, bolehlah Pak kecewa sama sedih sedikit nih,” kata Bobby Nasution dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya, Rabu (14/1/2026).
Padahal launching UHC Prioritas sudah dilaksanakan di Binjai akhir tahun lalu. Namun nyatanya masyarakat ber-KTP Binjai belum bisa merasakan berobat gratis.
Rekaman video itu diambil saat Bobby melaksanakan rapat secara online bersama kepala daerah di Sumut. Lebih lanjut, Bobby kemudian menyentil Bupati Deli Serdang soal komitmen untuk penerapan UHC Prioritas.
“Deli Serdang nih Pak, Bupati Deli Serdang, kita sudah komitmen dari awal hutang yang kami miliki kepada kabupaten/kota mulai dari tahun 2023, kami coba full kan membayar hutang ini, tapi tolong program-program prioritas yang menjadi kesepakatan kita tolong dilaksanakan juga Pak, tiap kali kita laksanakan pembayaran, Deli Serdang menjadi kabupaten terbesar yang kita salurkan dananya Pak karena pendukungnya paling tinggi setelah Kota Medan tapi pelaksanaan UHC nya tidak terlaksana dengan baik,” ucapnya.
Bobby menjelaskan dari 33 kabupaten/kota di Sumut, masih ada 11 yang belum masuk UHC Prioritas. Bobby menyayangkan daerah yang terdampak bencana malah bisa UHC Prioritas dibanding daerah lain seperti Deli Serdang dan Binjai.
“Dari 33 kabupaten/kota, ada 11 yang sebenarnya belum masuk UHC, tapi secara provinsi kita tetap masuk kategori UHC karena dari jumlah penduduk keaktifannya, artinya bapak ibu kepala daerah dari 33 kabupaten/kota yang punya KTP Sumatera Utara masyarakat bapak yang 11 ini walaupun KTP nya Sumatera Utara, contohnya berobat lagi di Deli Serdang saja daerah tetangganya saja nggak bisa Pak, kalah sama daerah yang terkena bencana masih bisa Pak, masa komitmennya kalah sama daerah yang terkena bencana, apalagi mohon maafnya, ini Nias aja komitmennya masih oke dengan hari ini Pak,” ucapnya.
Ia pun berharap agar kepala daerah memprioritaskan masalah kesehatan masyarakat ini. Bobby juga mengaku tidak melarang jika capain ini nantinya diklaim oleh masing-masing kepala daerah.
“Tolong Pak kita sama-sama tahu keterbatasan keuangan kita masing-masing, tapi tolong Pak kesehatan ini bagian urusan wajib, benar-benar dijadikan prioritas lah Pak, ini yang sama-sama perlu kita penuhi untuk kebaikan masyarakat kita yang ada di Sumatera Utara,” tuturnya.
