Bagi pencinta musik Minang, nama Fauzana tentu sudah tidak asing lagi. Penyanyi yang dikenal dengan suara emasnya ini kembali menyita perhatian publik lewat lagu berjudul “Gamang Manaruah Sayang”.
Dirilis pada 18 Mei 2023 melalui kanal YouTube SKY Musik Digital, lagu ini sukses menempati posisi trending di YouTube Music tak lama setelah peluncurannya. Alunan musik yang syahdu dipadukan dengan lirik yang menyayat hati membuat lagu ini cepat akrab di telinga pendengar.
Namun, apa sebenarnya makna di balik lagu ini? Berikut lirik, arti, dan makna lagu Gamang Manaruah Sayang.
Antah dima uda bakaji
Bakeh sia pandai badendang
Galak bak cando bapamanih
Sapo bak raso bapitunang
Usahlah da nan kadenai
Dicubokan kapandaian
Kok nyampang hati ko kanai
Tanianyolah badan ko surang
Santano kito lai sapadan
Indak den gamang manaruh sayang
Dek uda ameh denaiko loyang
Mangko den cameh dimabuak angan
Buah nan masak diujuang dahan
Tiok dijuluak sayuik panggalan
Elok di asak sajo pandangan
Pado takanai taeseso manangguangkan
Entah dimana Abang belajar/mengaji ilmu memikat
Kepada siapa pandai berdendang
Tawa seperti memakai pemanis/pemikat
Sapaan terasa seperti mantra cinta
Janganlah Bang, kepada saya
Dicobakan kepandaian merayu itu
Kalau seandainya hati ini terkena/jatuh cinta
Teraniayalah diri ini sendiri
Seandainya kita itu sepadan/setara
Tidak akan aku ragu menaruh sayang
Karena Abang emas, sedangkan saya ini loyang
Makanya aku cemas dimabuk angan-angan
Buah yang masak di ujung dahan
Tiap diambil galahnya tak sampai
Lebih baik dialihkan saja pandangan
Daripada terkena cinta, tersiksa menanggungkan
Secara harfiah, judul Gamang Manaruah Sayang dapat diartikan sebagai “Ragu Menaruh Sayang” atau “Takut untuk Mencintai”.
Lagu ini mengisahkan tentang kegamangan seorang wanita yang sebenarnya menaruh hati pada seorang pria. Namun, perasaan tersebut harus ia kubur dalam-dalam karena sadar akan perbedaan status sosial yang terlalu jauh.
Dalam liriknya terdapat kiasan “Dek uda ameh denaiko loyang” (Karena Abang emas, sedangkan saya hanyalah loyang). Metafora ini menggambarkan perbedaan kasta di mana sang pria dianggap sangat berharga dan terpandang (emas), sementara sang wanita merasa dirinya hanyalah orang biasa yang tak berharga (loyang/kuningan).
Karena perbedaan inilah, cinta mereka dianggap mustahil untuk bersatu.
Lagu ini mengajarkan tentang realitas sosial yang sering terjadi, di mana perasaan cinta seringkali harus “tahu diri” melihat keadaan. Bagi infoers yang sedang merasakan hal serupa, lagu dari Fauzana ini pasti akan sangat mewakili perasaan.
Lirik Lagu Gamang Manaruah Sayang
Arti Lirik Lagu Gamang Manaruah Sayang
Makna Lagu Gamang Manaruah Sayang
Entah dimana Abang belajar/mengaji ilmu memikat
Kepada siapa pandai berdendang
Tawa seperti memakai pemanis/pemikat
Sapaan terasa seperti mantra cinta
Janganlah Bang, kepada saya
Dicobakan kepandaian merayu itu
Kalau seandainya hati ini terkena/jatuh cinta
Teraniayalah diri ini sendiri
Seandainya kita itu sepadan/setara
Tidak akan aku ragu menaruh sayang
Karena Abang emas, sedangkan saya ini loyang
Makanya aku cemas dimabuk angan-angan
Buah yang masak di ujung dahan
Tiap diambil galahnya tak sampai
Lebih baik dialihkan saja pandangan
Daripada terkena cinta, tersiksa menanggungkan
Secara harfiah, judul Gamang Manaruah Sayang dapat diartikan sebagai “Ragu Menaruh Sayang” atau “Takut untuk Mencintai”.
Lagu ini mengisahkan tentang kegamangan seorang wanita yang sebenarnya menaruh hati pada seorang pria. Namun, perasaan tersebut harus ia kubur dalam-dalam karena sadar akan perbedaan status sosial yang terlalu jauh.
Dalam liriknya terdapat kiasan “Dek uda ameh denaiko loyang” (Karena Abang emas, sedangkan saya hanyalah loyang). Metafora ini menggambarkan perbedaan kasta di mana sang pria dianggap sangat berharga dan terpandang (emas), sementara sang wanita merasa dirinya hanyalah orang biasa yang tak berharga (loyang/kuningan).
Karena perbedaan inilah, cinta mereka dianggap mustahil untuk bersatu.
Lagu ini mengajarkan tentang realitas sosial yang sering terjadi, di mana perasaan cinta seringkali harus “tahu diri” melihat keadaan. Bagi infoers yang sedang merasakan hal serupa, lagu dari Fauzana ini pasti akan sangat mewakili perasaan.
