Sindikat di Medan Jual Bayi Baru Lahir hingga Harga Rp 25 Juta

Posted on

Sindikat perdagangan bayi lewat media sosial di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) diduga sudah beberapa kali melakukan penjualan bayi. Bayi itu dijual dengan harga bervariasi hingga Rp 25 juta.

“Setidaknya dua kali sudah dilakukan proses perdagangan bayi. Namun demikian, penyidik masih mendalami karena ada satu informasi dari kedua bidan ini, ada satu bayi lagi yang berhasil sudah dijual oleh tersangka, tetapi ini masih pendalaman,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Kamis (15/1/2026).

Calvijn mengatakan bayi-bayi itu diperdagangkan melalui media sosial dengan modus adopsi. Setelah itu, para pelaku dan calon pembeli akan melanjutkan transaksinya melalui pesan WhatsApp.

“Yang memegang aplikasi adalah asistennya (HT) yang mencari pelanggan adalah majikannya (HD). Jadi, pada saat ada yang menawarkan di aplikasi ini, kemudian dilanjutkan ke chat aplikasi WhatsApp,” jelasnya.

Perwira menengah polri itu menjelaskan bahwa sejauh ini, bayi-bayi itu dijual masih di wilayah Indonesia, belum sampai internasional. Meski begitu, pihak kepolisian masih mendalaminya.

“Terkait dengan apakah transaksi ini ada dilakukan sampai dengan internasional, tapi faktanya kami masih mendapatkan masih di lokal, tetapi tidak menutup kemungkinan, masih kami dalami,” kata Calvijn.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto menyebut bayi-bayi iti diduga dijual ke sejumlah daerah, seperti Aceh, Pekanbaru dan Sumut. Bayi-bayi yang baru lahir itu biasanya dibeli dengan kisaran harga Rp 9-10 juta.

“Bahwa si HD ini tidak hanya menjual di Kota Medan saja, tapi sekitar kota di Sumatera Utara. Kemudian di Pekanbaru, Aceh, dan Balige. Sementara keterangan yang kita dalami sampai tahap itu. Untuk harga pembelian dari si orang tua atau pemilik bayi, ini rata-rata di angka Rp 9-10 juta,” kata Bayu.

Setelah itu, HD akan menjual bayi tersebut kepada calon pembeli dengan harga bervariasi hingga Rp 25 juta. Biasanya, kata Bayu, calon pembeli menginginkan bayi yang baru saja lahir.

“Kemudian, si HD menawarkan sekitar di antara Rp 15 juta, Rp 20 juta sampai Rp 25 juta, tergantung kondisi dari si bayi tersebut. Pilihan terbaik dari user atau pemilik akhir ini, bayi yang masih ada ari-arinya. Jadi, bayi yang benar-benar bayi,” jelasnya.