Sejumlah jembatan di Gayo Lues, Aceh rusak akibat banjir bandang yang melanda akhir November lalu. Prajurit TNI dikerahkan membangun jembatan darurat untuk mempercepat pemulihan.
Dansubsatgas Bencana Aceh, Kolonel Inf Ali Imran, mengatakan, sejumlah infrastruktur di daerah tersebut rusak parah bahkan jalan penghubung Gayo Lues dengan Aceh Timur terputus. Jembatan putus di sana segera dibangun.
“Daerah ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto melalui Dansatgas Percepatan jembatan dan Infrastruktur Bencana, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak segera melakukan percepatan pemulihan di daerah tersebut,” kata Ali dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).
Ali sudah meninjau langsung dampak bencana di Gayo Lues. Menurutnya, jembatan penghubung antar desa dan kecamatan juga banyak yang rusak.
TNI disebut akan membangun jembatan bailey serta jembatan gantung di sejumlah titik. Tiga jembatan yang segera dibangun di antaranya di Desa Pepelah, Desa Uring dan Desa Pintu Rime di Kecamatan Pining.
Sejumlah alat berat dikerahkan dan saat ini sudah tiba di Gayo Lues. Pengerjaan jembatan dilakukan prajurit Yonzipur 16 DA.
Selain meninjau kerusakan prasarana, Ali juga mengunjungi pemukiman warga terdampak banjir. Perwira asal Aceh itu berharap masyarakat tabah menghadapi bencana.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
“Saya salut. TNI Kodim 0113 Gayo Lues bersama masyarakat di sini bersinergi kuat saling membantu, sehingga tabah dan mampu menghadapi bencana yang melanda. Insya Allah jembatan cepat rambung sehingga aktivitas dan perekonomian masyarakat cepat normal Kembali,” jelas Danrem Lilawangsa itu.
