Thom Haye menyebut keluarganya mendapat ancaman pembunuhan setelah Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta. Menurut pemain keturunan Belanda itu sepakbola tak seharusnya seperti itu.
Mulanya Thom Haye merasa bangga ikut berkontribusi pada kemenangan Persib atas Persija. Ia pun memuji atmosfer pertandingan tersebut.
“Kami menangkan laga derby hari ini, dan saya bangga pada tim juga Bobotoh. Saya sungguh yakin sepakbola Indonesia punya potensi. Ada gairah dan atmosfer yang spesial,” tulis Haye di akun Instagramnya seperti dikutip infoSport.
“Di saat bersamaan, saya sedih, amat disayangkan banyak pertandingan tertutup oleh perilaku kurang hormat dan pelanggaran tak perlu. Sedih melihat pemain berkontribusi pada hal ini dan merusak kualitas permainan. Hal gilanya adalah ketika anda bicara soal itu, mereka malah semakin marah. Saling menghormati adalah hal penting untuk mengembangkan permainan,” lanjut dia.
“Dan yang terakhir, saya bisa menerima banyak hal sebagai profesional, tapi saya meminta dengan rasa hormat, kepada orang-orang yang mengirim ancaman mati dan pesan mengerikan ke keluarga saya, untuk berhenti melakukannya. Sepakbola seharusnya tak perlu sejauh itu.”
“Ayo bangun lingkungan sepakbola yang lebih baik bersama-sama untuk pemain, fans, dan masa depan sepakbola Indonesia,” tutup curhat Haye.
Haye sebelumnya bermain sebagai starter saat Persib menjamu Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1/2026). Ia tampil 90 menit, dan membantu Maung Bandung menang 1-0 lewat gol tunggal Beckham Putra.
Tiga poin bikin Persib Bandung merebut puncak klasemen BRI Super League dengan 38 poin dari 17 laga. Thom Haye dkk menutup putaran pertama dengan juara paruh musim, mengungguli Borneo FC (37) dan Persija Jakarta (35).
