Wali Kota (Walkot) Pekanbaru, Agung Nugroho meluncurkan aplikasi SIP AMAN. Aplikasi ini hadir untuk mempermudah layanan perizinan dan non perizinan di Kota Pekanbaru.
Dalam peluncuran, Walkot Agung menilai aplikasi SIP AMAN sangat dibutuhkan pada era digitalisasi. Agung ingin Pekanbaru tak hanya memiliki gedung bertingkat saja, tapi harus mampu memberikan pelayanan pada masyarakat secara maksimal.
“Kehadiran aplikasi SIP AMAN ini sebagai salah satu terobosan era kompetisi digital saat ini. Kami ingin melayani masyarakat dan investor dengan cepat, tepat dan juga transparan,” terang Agung di Perkantoran Tenayan, Rabu (14/1/2026).
Pihaknya menyadari kunci utama dalam percepatan peningkatan investasi di Kota Pekanbaru adalah jaminan kemudahan dan kepastian dalam memberikan layanan.
“Investor tidak akan masuk, ekonomi juga tidak akan berputar kencang jika pintunya dalam hal ini perizinan berbelit-belit. Oleh karena itu butuh transformasi pelayanan publik dan ini harga mati,” tegas Wali Kota Agung.
Untuk menjawab tantangan, Pemerintah Kota Pekanbaru perlu meluncurkan SIP AMAN. Ini merupakan Sistem Informasi Perizinan Akuntabel, Mudah, Amanah dan Nyaman.
“Ini bukan hanya sistem pemindahan data dan berkas dari meja atau lemari ke pola digital di komputer saja. Tetapi sebagai wujud birokrasi menyeluruh yang ramah terhadap investasi. Istilahnya ini adalah karpet merah bagi siapa saja yang ingin membangun kota ini. Tentu sesuai aturan,” katanya.
Orang nomor 1 di Kota Bertuah itu kembali menegaskan bahwa SIP AMAN tak hanya aplikasi biasa. Namun juga komitmen pada pembenahan di sektor layanan persetujuan bangunan (PBG).
“Saya paham betul bahwa sektor properti dan konstruksi adalah lokomotif ekonomi yang menggerakkan ratusan industri turunan lain. Jika izin PBG lambat, tentu proses pembangunan terhambat. Akhirnya lapangan kerja tertunda,” kata Agung.
