Darren Fletcher mengaku lebih dulu meminta restu serta nasihat dari Sir Alex Ferguson sebelum menerima tugas sebagai manajer interim Manchester United. Sir Alex pun berpesan agar Fletcher memberikan dedikasi terbaiknya untuk Setan Merah.
Manchester United baru saja mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim sebagai manajer. Untuk sementara waktu, Darren Fletcher ditunjuk mengisi posisi tersebut sebagai pelatih interim.
Pelatih asal Skotlandia itu sebelumnya menangani tim U-18 Manchester United. Ia akan memimpin tim utama hingga klub mengumumkan sosok caretaker baru pengganti Amorim.
Fletcher dijadwalkan mendampingi Manchester United dari sisi lapangan saat menghadapi Burnley di Turf Moor. Laga Burnley vs MU akan berlangsung pada Kamis (8/1/2026).
Sebelum menerima amanah tersebut, Fletcher terlebih dahulu minta restu dan arahan dari Sir Alex Ferguson selaku pelatih top dalam sejarah MU. Sebagai mantan pemain, Fletcher merupakan bagian dari periode keemasan MU di bawah arahan Sir Alex.
Ia memperkuat Manchester United sejak 2002 hingga 2015 dan ikut berperan dalam keberhasilan klub meraih lima gelar Liga Inggris, satu Piala FA, serta satu trofi Liga Champions bersama Sir Alex Ferguson.
Sir Alex menjadi figur yang sangat dihormati Fletcher. Oleh karena itu, ia merasa penting untuk meminta pandangan dan restu sang manajer legendaris sebelum mengambil keputusan besar melatih MU.
“Saya sudah (berbicara dengannya). Saya tidak suka membuat keputusan besar atau hal-hal lain tanpa berbicara dengan Sir Alex, dan itu adalah sesuatu yang selalu saya lakukan sejak berada di klub dan sejak meninggalkan klub, dan dalam segala hal yang saya lakukan. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Sir Alex, jadi dia mungkin orang pertama yang saya hubungi, jadi saya ingin berbicara dengannya terlebih dahulu,” ujar Fletcher dikutip infoSport dari The Athletic.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
“Dan pada akhirnya, untuk mendapatkan restunya, jujur saja – saya pikir dia pantas mendapatkan rasa hormat itu. Saya ingin membicarakannya dengannya, (mencari tahu) apa pendapatnya, dan dia mendukungnya. Dia berkata: ‘Ketika Anda bekerja untuk klub, tugas Anda adalah melakukan yang terbaik untuk Manchester United.'” tambahnya lagi.
Ia pun mengaku lega usai bicara dengan sosok yang begitu dihormatinya dan para pemain MU tersebut.
“Sungguh luar biasa ketika dia mengatakan sesuatu yang saya coba jalani dan percayai setiap hari, jadi itu melegakan bagi saya ketika dia mengatakan itu,” jelasnya.
